Mau Dapat Uang Silahkan Daftar

News Update :
Home » » PENGERTIAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN/TUMBUHAN

PENGERTIAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN/TUMBUHAN

Penulis : bantal Cinta on Wednesday, January 16, 2013 | 10:13 AM





PERTUMBUHAN (GROWTH)
  • Pengertian pertumbuhan tanaman......................? 
  • žPerubahan secara kuantitatif selama siklus hidup tanaman yang bersifat tak terbalikkan (irreversible) 
  • Bertambah besar ataupun bertambah berat tanaman atau bagian tanaman akibat adanya penambahan unsur-unsur struktural yang baru.
  •  Peningkatan ukuran tanaman yang tidak akan kembali sebagai akibat pembelahan dan pembesaran sel. Misalnya : dalam ukuran sel, jaringan, organ 
  • Pertumbuhan tanaman ditunjukkan oleh pertambahan ukuran dan berat kering yang tidak dapat balik. 
  • Pertambahan ukuran sel mempunyai batas yang diakibatkan hubungan antara volume dan luas permukaan.
  • Pertambahan protoplasma berlangsung melalui suatu rentetan peristiwa yang meliputi antara lain : 
  1. pembentukan karbohidrat (proses fotosintesis), 
  2. proses absorbsi, 
  3. translokasi, 
  4. metabolisme, 
  5. respirasi. 
Pertumbuhan tanaman terjadi bila ada sel-sel dan atau jaringan meristem yang masih aktif. 
Adapun letak pertumbuhan tanaman (letak jaringan meristem) adalah pada : 
Ujung suatu organ (Meristem apical) Meristem apical biasanya tetap bersifat embrionik dan mampu tumbuh dalam waktu yang tidak terbatas, sehingga disebut juga Indeterminate meristem. 
Misalnya : pada ujung batang, ujung akar. 

SEL MERISTEMATIK (sel muda yang masih aktif membelah) 
JARINGAN MERISTEMATIK(suatu jaringan yang sel-selnya masih aktif membelah) 



MERISTEM LATERAL 
  • Meristem yang berkaitan dengan pertumbuhan membesar 
  • Misalnya : pada jaringan kambium, jaringan kambium gabus (fellogen) 
MERISTEM INTERCALAR 
  • Meristem yang terletak antara daerah-daerah jaringan yang telah terdiferensiasi. 
  • Meristem seperti ini kebanyakan terdapat pada familia Gramineae. 
  • Pada organ-organ tumbuhan lain, misalnya bunga, akar, buah, pola pertumbuhannya agak berbeda dengan batang dan hanya bersifat embryionik dalam jangka waktu tertentu, sehingga disebut Determinate Meristem. 




PERKEMBANGAN (DEVELOPMENT)

Pengertian perkembangan tanaman...................? 
  1. Proses perubahan secara kualitatif atau mengikuti pertumbuhan tanaman/bagian-bagiannya. 
  2. Proses hidup yang terjadi di dalam tanaman yang meliputi pertumbuhan, diferensiasi sel, dan morfogenesis, yang mengarah pada akumulasi berat kering tanaman 
  3. Misalnya : perubahan dari fase vegetatif ke generatif 

DIFERENSIASI SEL 
  • Suatu situasi dimana sel-sel meristematik berkembang menjadi dua atau lebih macam sel/jaringan/organ tanaman yang secara kualitatif berbeda satu dengan yang lainnya. 
  • Merupakan proses hidup yang menyangkut transformasi sel tertentu ke sel-sel yang lain menurut spesialisasinya (baik spesialisasi dalam hal proses biokimia, fisiologi, maupun struktural) 
  • Misalnya : pembentukan jaringan xylem dan phloem 

MORFOGENESIS 
  • Proses hidup yang menyangkut interaksi pertumbuhan dan diferensiasi oleh beberapa sel yang memacu terbentuknya organ. 
  • Misalnya : pembentukan daun, buah, batang, bunga, akar 
PROSES DIFERENSIASI : 
  • Hasil assimilasi yang tersedia dalam keadaan berlebihan untuk dapat dimanfaatkan pada kebanyakan kegiatan metabolisme 
  • Temperatur yang menguntungkan 
  • Terdapat sistem enzym yang tepat untuk memperantarai proses diferensiasi. 
TUBUH TANAMAN

FASE-FASE  PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN 
Menurut michurin, secara garis besar pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dibagi dalam 4 (empat) fase, yaitu : 
  1. Fase Embryonis 
  2. Fase Muda (Juvenil/Vegetatif) 
  3. Fase Dewasa (Mature/Reproduktif/Generatif) 
  4. Fase Menua dan Aging (Senil/Senescence) 
1) FASE EMBRIONIS 
  1. ž Fase embrionis dimulai dari pembentukan zygote sampai terjadinya embrio, yang terjadi di dalam bakal biji (ovule). 
  2. Dari zygote diikuti dengan pembelahan sel, sesudah itu terjadi pengembangan sel. 
  3. Fase embrionis tidak terlihat sencara nyata (tidak tergambar dalam kurve) dalam pertumbuhan tanaman, karena berlangsungnya di dalam biji. 

2) FASE MUDA / JUVENIL 
  1. Fase muda dimulai sejak biji mulai berkecambah, tumbuh menjadi bibit dan dicirikan oleh pembentukan daun-daun yang pertama dan berlangsung terus sampai masa berbunga dan atau berbuah yang pertama. 
  2. Perkecambahan merupakan satu rangkaian yang komplek dari perubahan-perubahan morfologis, fisiologis, dan biokimia. 
TAHAP PROSES PERKECAMBAHAN : 

1) Imbibisi Yaitu proses penyerapan air oleh benih sehingga kulit benih melunak dan terjadinya hidrasi dari protoplasma. 
2) Perombakan cadangan makanan di dalam endosperm 
3) Perombakan bahan-bahan makanan yang dilakukan oleh enzim (amilase, protease, lipase): 
- Karbohidrat dirombak menjadi glukosa 
- Protein dirombak menjadi asam amino 
- Lemak dirombak menjadi asam lemak dan gliserol. 
4) Translokasi makanan ke titik tumbuh 
Setelah penguraian bahan-bahan karbohidrat, protein,dan lemak menjadi bentuk-bentuk yang terlarut kemudian ditranslokasikan ke titik tumbuh. 

5) Pembelahan dan pembesaran sel 
Assimilasi dari bahan-bahan yang telah diuraikan tadi di daerah meristematik menghasilkan energi bagi kegiatan pembentukan komponen dan pertumbuhan sel-sel baru. 
6) Munculnya radikula dan plumula 
Akhirnya radikula dan plumula muncul dari kulit benih.

3) FASE DEWASA / MATURE 
  • ž Fase dewasa dimulai dari tanaman mulai berbunga dan berbuah hingga memasuki fase senesen 
4) FASE MENUA / SENESEN 

Beberapa faktor luar dapat menghambat atau mempercepat terjadinya senescence, misalnya : 

1) Penaikan suhu, keadaan gelap, kekurangan air, dapat mempercepat terjadinya senescence daun 
2) Penghapusan bunga atau buah akan menghambat senescence tanaman 
3) Pengurangan unsur-unsur hara dalam tanah, air, penaikan suhu, berakibat menekan pertumbuhan tanaman yang berarti mempercepat senescence 

MACAM MACAM SENESCENECE
Senescence pada tanaman dapat mengikuti beberapa pola : 
1) Senescence yang meliputi keseluruhan tubuh tanaman (overall senescence). 
  • Akar dan bagian tanaman di atas tanah mati semua. 
  • Tanaman mati sesudah menyelesaikan satu siklus kehidupannya. 
  • Misalnya : pada tanaman semusim 
2) Senescence yang meliputi hanya bagian tanaman di atas tanah (top senescence) 
  • Bagian tanaman di atas tanah mati, sedangkan bagian tanaman yang berada di dalam tanah tetap hidup 
  • Misalnya : misalnya pada tanaman bawang 
3) Senescence yang meliputi hanya daun-daunnya (deciduous senescence). 
  • Tanaman menggugurkan semua daun-daunnya, sementara organ tanaman lain tetap hidup. 
  • Misalnya : pada kebanyakan tanaman subtropis 
4) Senescence yang meliputi hanya daun-daun yang terdapat di bagian bawah suatu tanaman. (progessive senescence) 
  • Tanaman hanya menggugurkan daun-daunnya yang terdapat di bagian bawah saja (daun-daun yang tua), 
  • sedang daun-daun yang lebih atas dan organ tanaman lain tetap hidup. 
  • Misalnya: pada kebanyakan tanaman tropis
Share this article :

Post a Comment

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Jendela Dunia . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger